Beranda
Berita
Sinergi Hijau: PT Pamapersada Nusantara Sokong SMKN 2 Banjarbaru Raih Predikat Adiwiyata Nasional
M@
Peliput: M@T
09 Jun 2026 12:19
16x dilihat
BANJARBARU – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup dan dunia pendidikan terus digelorakan oleh PT Pamapersada Nusantara (PAMA). Sebagai bentuk nyata dari pilar Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang lingkungan, PT Pamapersada Nusantara secara resmi menyalurkan program dukungan komprehensif bagi SMKN 2 Banjarbaru yang kini tengah melangkah mantap menuju sekolah Adiwiyata Nasional.
Langkah strategis ini bukan sekadar bantuan seremonial, melainkan sebuah kolaborasi berkelanjutan untuk membangun ekosistem sekolah yang hijau, sehat, dan berwawasan lingkungan.
5 Pilar Dukungan PAMA untuk SMKN 2 Banjarbaru
Dalam rilis resminya, manajemen PT Pamapersada Nusantara memaparkan lima bentuk dukungan utama yang diintegrasikan langsung ke dalam sistem operasional dan edukasi di SMKN 2 Banjarbaru:
1. Sistem Pengelolaan Sampah yang Terintegrasi
PAMA memfasilitasi sekolah dengan sistem manajemen sampah yang lebih modern dan higienis. Dukungan ini meliputi penyediaan sarana pemilahan sampah organik dan anorganik yang representatif di lingkungan sekolah, serta edukasi mengenai pentingnya memilah sampah langsung dari sumbernya (warga sekolah).
2. Pengembangan Bank Sampah Sekolah
Untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship berbasis lingkungan, PAMA turut membina Bank Sampah SMKN 2 Banjarbaru. Melalui program ini, sampah anorganik yang bernilai ekonomis dikelola secara profesional oleh siswa. Selain mengurangi volume sampah yang terbuang ke TPA, program ini juga mengajarkan siswa bahwa sirkular ekonomi bisa dimulai dari lingkungan sekolah.
3. Pembangunan dan Aktivasi Green House
Kehadiran Green House bantuan dari PAMA menjadi laboratorium alam bagi para siswa. Fasilitas ini difungsikan sebagai pusat pembibitan tanaman hias, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga sayuran hidroponik. Green House ini diharapkan dapat menjaga keanekaragaman hayati sekaligus menjadi sarana belajar praktis yang sejuk di area sekolah.
4. Gerakan Pengurangan Limbah Plastik
PAMA dan SMKN 2 Banjarbaru secara masif mengampanyekan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai (single-use plastic). Langkah ini diwujudkan melalui edukasi pembawaan botol minum (tumbler) dan wadah makan sendiri dari rumah, serta pengurangan kemasan plastik di lingkungan kantin sekolah.
5. Peningkatan Kualitas SDM melalui Benchmark dan Sosialisasi
Infrastruktur yang baik tidak akan berjalan tanpa SDM yang mumpuni. Oleh karena itu, PAMA memfasilitasi kegiatan Benchmark ke sekolah-sekolah yang telah sukses meraih predikat Adiwiyata Mandiri/Nasional. Selain itu, rangkaian sosialisasi dan workshop lingkungan hidup diberikan secara berkala kepada guru, staf, dan kader Adiwiyata sekolah guna menyamakan visi dan meningkatkan kompetensi.
Menanam Kebaikan untuk Masa Depan
Kepala Sekolah SMKN 2 Banjarbaru menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PT Pamapersada Nusantara.
"Dukungan dari PAMA ini menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk optimistis meraih predikat Adiwiyata Nasional. Lebih dari sekadar piala atau penghargaan, yang terpenting adalah karakter peduli lingkungan yang kini mulai tertanam kuat di sanubari anak didik kami," ujarnya.
Pihak manajemen PT Pamapersada Nusantara menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada lingkungan dan generasi muda. PAMA berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga SMKN 2 Banjarbaru tidak hanya sukses meraih predikat Adiwiyata Nasional, tetapi juga menjadi pelopor sekolah hijau di Kalimantan Selatan.
Langkah strategis ini bukan sekadar bantuan seremonial, melainkan sebuah kolaborasi berkelanjutan untuk membangun ekosistem sekolah yang hijau, sehat, dan berwawasan lingkungan.
5 Pilar Dukungan PAMA untuk SMKN 2 Banjarbaru
Dalam rilis resminya, manajemen PT Pamapersada Nusantara memaparkan lima bentuk dukungan utama yang diintegrasikan langsung ke dalam sistem operasional dan edukasi di SMKN 2 Banjarbaru:
1. Sistem Pengelolaan Sampah yang Terintegrasi
PAMA memfasilitasi sekolah dengan sistem manajemen sampah yang lebih modern dan higienis. Dukungan ini meliputi penyediaan sarana pemilahan sampah organik dan anorganik yang representatif di lingkungan sekolah, serta edukasi mengenai pentingnya memilah sampah langsung dari sumbernya (warga sekolah).
2. Pengembangan Bank Sampah Sekolah
Untuk menumbuhkan jiwa entrepreneurship berbasis lingkungan, PAMA turut membina Bank Sampah SMKN 2 Banjarbaru. Melalui program ini, sampah anorganik yang bernilai ekonomis dikelola secara profesional oleh siswa. Selain mengurangi volume sampah yang terbuang ke TPA, program ini juga mengajarkan siswa bahwa sirkular ekonomi bisa dimulai dari lingkungan sekolah.
3. Pembangunan dan Aktivasi Green House
Kehadiran Green House bantuan dari PAMA menjadi laboratorium alam bagi para siswa. Fasilitas ini difungsikan sebagai pusat pembibitan tanaman hias, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga sayuran hidroponik. Green House ini diharapkan dapat menjaga keanekaragaman hayati sekaligus menjadi sarana belajar praktis yang sejuk di area sekolah.
4. Gerakan Pengurangan Limbah Plastik
PAMA dan SMKN 2 Banjarbaru secara masif mengampanyekan pembatasan penggunaan plastik sekali pakai (single-use plastic). Langkah ini diwujudkan melalui edukasi pembawaan botol minum (tumbler) dan wadah makan sendiri dari rumah, serta pengurangan kemasan plastik di lingkungan kantin sekolah.
5. Peningkatan Kualitas SDM melalui Benchmark dan Sosialisasi
Infrastruktur yang baik tidak akan berjalan tanpa SDM yang mumpuni. Oleh karena itu, PAMA memfasilitasi kegiatan Benchmark ke sekolah-sekolah yang telah sukses meraih predikat Adiwiyata Mandiri/Nasional. Selain itu, rangkaian sosialisasi dan workshop lingkungan hidup diberikan secara berkala kepada guru, staf, dan kader Adiwiyata sekolah guna menyamakan visi dan meningkatkan kompetensi.
Menanam Kebaikan untuk Masa Depan
Kepala Sekolah SMKN 2 Banjarbaru menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan oleh PT Pamapersada Nusantara.
"Dukungan dari PAMA ini menjadi bahan bakar utama bagi kami untuk optimistis meraih predikat Adiwiyata Nasional. Lebih dari sekadar piala atau penghargaan, yang terpenting adalah karakter peduli lingkungan yang kini mulai tertanam kuat di sanubari anak didik kami," ujarnya.
Pihak manajemen PT Pamapersada Nusantara menegaskan bahwa investasi terbaik bagi masa depan adalah investasi pada lingkungan dan generasi muda. PAMA berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga SMKN 2 Banjarbaru tidak hanya sukses meraih predikat Adiwiyata Nasional, tetapi juga menjadi pelopor sekolah hijau di Kalimantan Selatan.
Bagikan Berita Ini: