Home » Berita » Pelaksanaan UASBK Semester Ganjil di SMK Negeri 2 Banjarbaru

Pelaksanaan UASBK Semester Ganjil di SMK Negeri 2 Banjarbaru

Banjarbaru– Seluruh siswa SMKN 2 Banjarbaru melaksanakan kegiatan UASBK semester I. UASBK merupakan singkatan dari Ujian Akhir Semester Berbasis Komputer. Layaknya Ujian Nasional Berbasis Komputer, para siswa peserta UASBK I yang jumlahnya lebih seribu tersebut, menggunakan perangkat laptop/ smartphone yang terkoneksi dengan jaringan local.
Kegiatan UASBK I berlangsung mulai tanggal 4 Desember 2017 sampai dengan tanggal 14 Desember 2017 yang bertempat di 40 ruangan yang telah disediakan oleh Panitia UASBK SMKN 2 Banjarbaru.
Adapun tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengukur pencapaian kompetensi para siswa di akhir semester. Selain itu, kegiatan UASBK I ini juga digunakan sebagai salah satu bahan evaluasi bagi Bapak/ Ibu Guru pengampu setiap mata pelajaran untuk memperbaiki sistem dan teknik pembelajaran yang akan disampaikan kepada seluruh siswa.

Pada hari pertama, pelaksanaan UASBK I mengalami kendala yang menghambat siswa dalam mengerjakan soal. Kendala tersebut antara lain jaringan wifi yang lambat dan sering terputus.
Menurut Pak Danang Bagus Febrianto, S.Pd, selaku Ketua Panitia UASBK SMKN 2 Banjarbaru bahwa jaringan wifi yang lambat dan sering terputus disebabkan oleh server yang tidak memadai karena siswa di sekolah tersebut bisa dibilang banyak, sehingga ‘traffic’nya menjadi padat dan akhirnya koneksi menjadi lambat. Cara mengatasi masalah ini dengan mengecek ‘switch’ serta kabel-kabelnya apakah sudah terpasang dengan baik, lalu untuk mengatasi jaringan yang lambat, sekolah bisa menambah server sehingga di setiap tingkatan memiliki satu server. Masalah ini tentu diatasi oleh panitia di bagian jaringan dan dibantu teknisi dari Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
“Meskipun demikian, kegiatan UASBK I yang sudah berlangsung satu minggu dapat dikatakan terlaksana dengan tertib dan lancar. Hal itu dapat diketahui dari penyusunan naskah soal, pendistribusian soal, dan pengawasan sehingga tidak terlalu ditemukan kendala yang berarti”, imbuhnya.

 

Penulis: Muhammad Rifa’i

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *